Friday, April 29, 2011

Journey to curug Cipanji


Salah satu objek wisata yang paling diminati selain pantai, pegunungan dan kebun teh adalah air terjun. Air terjun memang sangat eksotis untuk dinikmati. sebuah gejala alam yang memberikan nuansa sejuk dan suara yang merdu.

Air terjun sendiri seringkali terbentuk dari aliran sungai yang suatu waktu melawati saluran yang sempit dan dalam, ketika aliran sungai melalui suatu formasi bebatuan yang mengalami erosi dan jatuh dari ketinggian tersebut. Aliran sungai yang turbulen akan membawa bebatuan dan pasir yang akan meningkatkan kecepatan erosi tadi. Air terjun juga bisa terjadi secara buatan.
Bandung dan sekitarnya memiliki banyak sekali air terjun atau seringkali disebut juga curug dalam bahasa sunda. Air terjun tersebut biasanya berada di daerah pegunungan atau pun di dataran tinggi seperti curug Cimahi, curug Malaya, Maribaya dan masih banyak lagi. salah satu wisata air terjun yang bisa dibilang banyak warga bandung tidak tahu tentang keberadaannya adalah curug Cipanji. Air terjun ini berada di daerah Ciwidey. Ciwidey sendiri merupakan salah satu kota wisata ternama di Jawa barat.
Sekarang mari kita berbicara tentang curug Cipanji lebih dalam lagi ^^
Ada beberapa route untuk menuju curug Cipanji yaitu melalui kaki gunung Cipanji sendiri dan Pasir eurih. route yang akan dipilih sekarang adalah route melalui Pasir eurih. Akses menuju pasir eurih sendiri sangat mudah karana dekat dengan kota Ciwidey. Mobil bisa masuk sampai ke perkebunan teh yang indah dan bisa singgah pula di “Kampoeng kebun teh”.
Waktu perjalanan berkisar satu jam saja untuk menuju kesana. Langkah awal menuju kesana, kita akan dihibur dengan pemandangan kebun teh yang indah sampai menuju pintu masuk hutan. Ketika memasuki hutan, jalur kaki akan semakin berat namun masih bisa dilalui oleh wanita bahkan motor ^^. Jalur terkadang naik sampai turun curam sehingga harus jongkok untuk melewatinya. Check pointyang pertama adalah sungai kecil, kira-kira setelah 1/2 jam perjalanan. di sungai ini kita bisa beristirahat karena terdapat beberapa batu yang bisa disinggahi.
Sekarang mari kita lanjutkan perjalannannya lagi…..
Setelah Check point yang pertama akan ada tanjakan naik yang cukup curam. jalanan semakin lama semakin sulit terutama ketika selesai hujan. jalan-jalan becek akan menyebakan banyaknya lumpur diperjalanan dan alas kaki akan licin. Sekitar 20 menit perjalanan kita akan menemukan sungai yang kedua. hal ini menandakan bahwa  curug sudah dekat. jalur yang diambil sekarang adalah mengitari sungai sampai ke air terjun. sebelum sampai ke air terjun ada prosotan air lho ^^. bisa dicoba dan cukup aman karena ujung dari prosotan tersebut , kolam yang cukup dalam.

Setalah sampai di curug Cipanji kita akan disuguhi pemandangan yang indah dan angin yang sangat sejuk apalagi setelah perjalan yang cukup jauh. Jangan lupa siapkan kamera untuk melakukan ritual foto-foto^^.
air terjun yang kita temui ini merupakan tingkat ke 1 dari 7 tingkat. Untuk 6 tingkat selanjutnya belum dilakukan survey oleh Perhutani sendiri sehingga tidak ada jalan setapak menuju kesana.

0 comments:

Post a Comment